Rabu, 17 Agustus 2016

JOKOWI BERHASIL DESAK AHOK SOWAN MEGAWATI

Akhirnya harapan kader PDIP yang menginginkan Ahok diusung PDIP terbayar lunas, dengan kedatangan   Ahok bersama Djarot Hidayat di kediaman Megawati, Teuku Umar. Ahok pun diterima  Megawati, masyarakat pun tinggal menunggu berakhirnya spekulasi siapakah yang akan diusung PDIP.  Beberapa kader sangat yakin kedatangan  Ahok di  Teuku Umar adalah simbol  akan diusungnya  Ahok dalam pilkada kali ini.

Banyak yang menduga pilihan  Ahok tak terlepas dari peran Jokowi. Jokowi walau tak secara eksplisit mendukung  Ahok. Beberapa kali Ahok juga bertandang ke istana.  Dalam catatan Kompas, dalam  Minggu ini Ahok sering bertandang ke istana. Juga seusai melantik sejumlah mentri baru hasil perombakan  pada 27 Juli lalu, Basuki juga bertemu kusus dengan  Jokowi sebelum sidang kabinet paripurna.

Kalau Ahok maju lewat PDIP dipastikan koalisi kekeluargaan akan pecah. Sandiago Uno akan berpeluang besar dicalonkan Gerindra. Kemungkinan lain Demokrat juga akan mencalonkan dengan mencari dukungan koalisi yang lain. Tapi jelas juga skenario besar  hancur berantakan sudah untuk mengusung Risma. Risma tak mungkin maju tanpa dukungan Megawati.


Tapi kader  PDIP yang tak ingin Ahok diusung PDIP Juga akan kecele padahal mereka sudah merekayasa sedemikian rupa dengan tim tim untuk mengusung Risma disatu sisi, di sisin lain sudah mempersiapkan tim  distroyer untuk menghancurkan reputasi Ahok, di sisin lain sebuah tim untuk memblow up besar-besaran Risma, sehingga harapannya Megawati akan mendengarkan dengan seksama tim-tim itu. Tetapi tampaknya semua itu akan berantakan.  Faktor Jokowi diyakini makin memiliki daya tawar yang tinggi diantara pada kader PDIP. Ke depan kekuatan Jokowi di PDIP tidak akan semakin surut. Dan pencalonan Ahok akan menjadi test case apakah suara Jokowi akan didengar atau tidak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar